Cerita Kamen Rider Ex Aid Episode 37

Tekad Dari Satria Putih


Informasi Produksi 
Tayang tanggal 2 Juli 2017
Durasi 23 mn 17 s
Skenario ditulis oleh Yuya Takahashi
Disutradarai oleh Satoshi Morota

Minggu lalu Masamune mengadakan event untuk mengalahkan Cronus. Event ini cukup meningkatkan pemain kamen rider chronicle. Emu yang dibekali Kuroto Hyper Muteki gagal menggunakannya. Kuroto yang mengambil alih Hyper Muteki malah terlalu banyak bicara jadinya waktu penggunaan hyper muteki habis. Hyper Muteki pun diambil oleh Masamune. Hiiro juga gagal menggunakan Taddle Legacy karena masih ada keraguan dalam dirinya. Emu mencoba meminta bantuan Parad untuk mengalahkan Masamune. Kiriya yang meminta hadiah Hyper Muteki dari Masamune jika berhasil mengalahkan Emu. Tantangan Cronus berlangsung dan 2 Ride Player menjadi penantang dari Cronus. Sekali lagi Kiriya bertarung melawan Emu. Kiriya berhasil mengalahkan Emu dan mendapatkan Hyper Muteki. Tak terduka ternyata Kiriya menipu Masamune untuk mendapatkan banyak hadiah. Emu pun juga sama menipu Parad untuk mendapatkan kemampuan Gamer Jenius M. Akhirnya Emu bisa menggunakan Hyper Muteki untuk melawan Masamune. Masamune dibuat kwalahan dan tidak berkutik melawan Hyper Muteki. Masamune yang kalah memberikan perintah kepada Hiiro untuk segera mengalahkan Emu. Jika tidak maka data dari kekasihnya akan dihapus. Apakah Hiiro akan tega membunuh Emu ? kita lanjutkan saja pada episode kali ini yang berjudul "Tekad Dari Satria Putih".


Masamune memerintahkan Hiiro untuk melenyapkan EMu dengan kekuaatan level 100. Hiiro tidak bisa melakukan hal itu karena dirinya adalah dokter. Hiiro tidak bisa mengambil nyawa seseorang. Masamune tidak mengharapkan Hiiro untuk berbuat sejauh itu. Masamune bertanya jika mengalahkan Parad ? Masamune berpikir jika Hiiro melenyapkan Parad, Emu akan sembuh dari penyakit game. Karena Emu sembuh dari penyakit game, Gamer Driver miliknya tidak bisa digunakan lagi. Itu berarti EMu sudah tidak bisa lagi menjadi kamen rider. Masamune lalu memasukan Saki ke dalam driver milik Masamune. Hiiro panik dan bertanya apa yang akan Masamune lakukan dengan Saki ? Masamune memerintahkan Hiiro untuk memberikan keputusannya. Siapa yang akan dipilih oleh Hiiro ? Takdir kekasihnya atau takdir dari Emu berada ditangan Hiiro.


Emu mendapatkan pasien baru yang terinfeksi virus Kaiden. Tiba-tiba ayah Hiiro datang ke ruang pemeriksaan. Emu mencoba melarang Pak Direktur agar tidak masuk ke ruangan ini. Tetapi Pak Direktur tetap saja masuk. Pak Direktur penasaran dengan pasien yang ditangani oleh Emu. Ternyata benar itu adalah Pak Momose. Pak Direktur tidak yakin bahwa ada nama Pak Momose di meja perawatan. Pak Momose malah meminta maaf kepada Pak Kagami karena membuatnya Khawatir. Emu heran karena pasien nya mengenal Pak Kagami. Pak Direktur lalu menceritakan bahwa Pak Momose itu adalah ayah dari Saki. Emu sedikit terkejut mendengarnya. Pak Kagami bertanya jika Pak Momose bermain Kamen Rider Chronicle itu berarti Pak Momose mencoba menghidupkan kembali putrinya? Pak Momose menjawab sudah 5 tahun berlalu tetapi dirinya tidak bisa menerima hilang nya Saki. Pak Momose tidak habis pikir kenapa putrinya harus pergi dengan cara seperti ini. Saki pernah berkata kepada Taiga ada seorang dokter yang tidak bisa dirinya tinggalkan yaitu Hiiro kekasihnya. Taiga akan berusaha lebih keras lagi supaya Saki bisa sembuh. Taiga gagal mengalahkan Graphite dan mengakibatkan Saki lenyap.

Nico masih bertanya-tanya tentang keberadaan Parad dan Graphite. Sementara Taiga sedikit kesal dengan permintaan Nico. Taiga ingin sekali menyelesaikan pertarungan 5 tahun yang lalu. Karena kesal, spontan pensil yang di pegang Taiga patah. Nico terkejut melihat pensil kesayangannya di patahkan oleh Taiga. Nico marah-marah ke arah Taiga. Nico menyuruh Taiga untuk mengganti pensil yang dirusaknya. Baru juga ribut-ribut, udah ada panggilan.



Kaiden telah memenangkan 60 kali duel menunggu penantang lagi untuk berduel. Di lokasi ada beberapa ride player, tetapi tidak ada yang berani melawan Kaiden. Kaiden bertanya tidak adakah yang mau melawannya ? Eh dilokasi malah ada yang foto-foto doang. Kaiden di cuekin. Emu datang dan meminta orang-orang untuk menjauh dari lokasi karena ini berbahaya. Emu juga meminta bukan saatnya untuk foto-foto selfie. Kaiden senang karena ada yang muncul sebagai penantangnya. Emu berniat untuk mengalahkan Kaiden dan menyembuhkan pasiennya.

Baru juga mau dimulai pertarungan Emu dan Kaiden, Para-DX datang untuk menggangu Emu. Para-DX menantang Emu untuk bertarung. Emu lebih mementingkan pasien dibanding bertarung dengan Para-DX. Kaiden jadi galau karena penantang nya malah di ganggu sama orang lain. Para_DX meminta Kaiden untuk diam dan duduk saja. Para-DX ingin menyelesaikan semua nya saat ini juga. Itulah syarat sebagai ganti atas pertolongannya Para-DX kepada Emu. Tiba-tiba Hiiro datang. Hiiro diperintahkan Masamune untuk menghabisi Para-DX.

Emu terkejut melihat kedatangan Hiiro. Para-DX sedikit meremehkan Hiiro karena tidak mungkin Hiiro bisa mengalahkan dirinya. Hiiro lalu mengeluarkan gashat Taddle Legacy. Para-DX tidak mengetahui gashat yang digunakan oleh Hiiro. Hiiro berniat dengan tangannya sendiri akan mengembalikan Saki. Wujud Brave level 100 terlihat dengan jelas. Kaiden malah semakin binggung karena ada orang lain yang datang. Emu terkejut mendengar Hiiro berkata level 100. Para-DX malah semakin senang karena ini menjadi semakin menarik. Brave melawan Para-DX dimulai. Sementara Emu memanfaatkan kesempatan ini untuk melawan Kaiden. Tanpa menunda-nunda Emu langsung menggunakan hyper muteki.



Kaiden memasang kuda-kuda untuk melawan Ex-Aid. Kaiden melah berkata bahwa Ex-Aid datang untuk di tebas. Sesaat sebelum Ex-Aid menerima tebasan dari Kaiden, Ex-Aid bisa menghindar. Ex-Aid malah baru sadar kalo cara menghindarnya itu adalah salah satu kekuatan Muteki. Kaiden pun juga binggung kenapa Ex-Aid bisa berada dibelakangnya. Taiga dan Nico baru saja datang dan melihat pertarungan Brave, Para-DX, Kaiden dan Ex-Aid. Taiga heran kenapa Brave malah bertarung melawan Para-DX. Nico berencana ikut dalam pertarungan tetapi Taiga melarangnya dan meminta untuk melihat terlebih dahulu.

Ex-Aid menyerang bertubi-tubi ke arah Kaiden. Kaiden belum menyerah dari Ex-Aid. Ex-Aid ingin segera mengalahkan Kaiden dengan cepat jadinya mengelurkan serangan andalan. Kaiden malah tidak merasakan sakit sama sekali saat mendapatkan serangan dari Ex-Aid. Kaiden menganggap serangan dari Ex-Aid sangat lemah. Ex-Aid berkata bahwa permainan ini telah selesai. Efek dari serangan Ex-Aid baru dirasakan Kaiden setelah sekian detik. Ex-Aid lalu melihat pertarungan Para-DX dan Brave.

Para-DX mulai kwalahan menghadapi Brave. Hampir semua serangannya ditahan oleh Brave. Brave yang lebih sering menyerang ke arah Para-DX. Serangan andalan Brave dikeluarkan, Para-DX mencoba menahan serangan itu. Para-DX gagal menahan serangan itu dan terkena dampaknya. Brave berkata jika dirinya berhasil melenyapkan Para-DX maka keinginannya akan terwujud. Tiba-tiba Nico berlari ke arah Para-DX. Nico menghalangi Brave, karena dirinya lah yang akan mengakhiri Para-DX. Hiiro meminta Nico untuk minggi. Nico malah bertanya balik kenapa Brave mengincar Parad.



Taiga datang malah mendorong Nico. Nico marah kepada Taiga karena dirinya malah mendorong. Parad malah udah merasa bosan dan langsung pergi. Brave kesal karena Parad berhasil kabur. Nico juga kesal kepada Taiga karena ulahnya Parad kabur. Nico bertanya kepada Taiga kenapa dirinya menghentikannya. taiga bilang ini adalah pertarungannya Brave. Taiga berpikir Brave telah membuat keputusan. Hiiro menjawab Taiga tidak perlu mencemaskan dirinya. Setidaknya sampai dirinya mendapatkan kembali masa lalunya. Emu memanggil Hiiro dan berkata dirinya masih mempercayai dirimu. Emu berharap Hiiro suatu saat nanti akan kembali ke CR. Hiiro tidak berbicara sepatah kata pun dan malah pergi begitu saja.

Pak Momose berterima kasih kepada Emu dan Pak Kagami karena telah membuatnya sembuh. Pak Momose menitipkan pesan untuk Hiiro kepada Pak Kagami. Pak Momose berpesan Hiiro terus mengunjuki kami setiap bulan di hari yang sama saat Saki menghilang tapi itu sudah 5 tahun yang lalu. Pak Momose meminta agar Hiiro tidak perlu lagi menanggung semua beban itu lagi. Emu berkata bahwa Hiiro tidak akan bisa melupakan Saki. Kenangan Saki selalu hidup dalam hatinya. Karena itulah dia terus bertarung. Pak Momose berpikir pasti Saki akan merasa sangat bahagia memiliki orang seperti Hiiro. Pak Momose pamit kepada Emu. Pak Kagami mengatar beliau keluar.

Pak Kagami memuji Emu karena operasinya sukses. Pak Kagami beranggapan seharusnya Hiiro yang berada disini. Tap ini semua jadi tanggung jawab Pak Kagami sebagai ayahnya. Emu mencoba menenangkan Pak Kagami. Emu yakin suatu saat nanti Hiiro pasti kembali. Baru juga suasananya tenang, eh malah ada suara mengejutkan dari Poppy dan Kiriya dari belakang. Karena terkejut Emu menumpahkan minuman yang dibawanya ke arah Pak Kagami. Emu binggung apa yang dilakukan Kiriya dan Emu dari sana. Sementara itu Pak Kagami marah kepada Emu karena perbuatannya menumpahkan minuman. Emu pun langsung meminta maaf kepada Pak Kagami.



Poppy dan Kiriya masuk ke dalam game untuk mencoba mengembalikan semua orang yang hilang. Kiriya menyadari bahwa itulah yang bisa dilakukannya untuk CR sebagai bugster. Pak Kagami memuji Kiriya seperti biasanya bisa diandalkan. Emu bertanya bagaimana hasilnya ? Kiriya bilang tidak bisa. Semua data terkunci. Jadi Kiriya dan Poppy tidak bisa mengembalikannya. Kiriya berpikir bahwa Masamune pasti melakukan untuk pencegahan. Kuroto berkata kemungkinan ayahnya menggunakan kekuatan Cronicle master gashat untuk menguncinya. Semua itu demi mengendalikan nyawa manusia yang hilang. Emu bertanya apakah tanpa Rider Chronicle milik Masamune, Saki tidak bisa hidup lagi ? Kuroto dengan cepat menjawab Ya dan langsung tepar lagi.

Emu tanpa banyak bicara langsung ingin pergi. Kiriya bertanya apakah Emu akan mendatangi kantor Masamune ? Emu berpikir jika bisa merebut gashat milik Masamune, Hiiro dan Saki pasti bisa kembali. Kiriya akan ikut bersama Emu. Kiriya juga memiliki urusan dengan nyawa yang sudah hilang karena itu adalah tugas dari ahli forensik. Poppy juga mau ikut membantu Kiriya dan Emu. Emu sangat senang mendapatkan bantuan dari teman-temannya.

Sementara itu Graphite tidak percaya bahwa Parad dikalahkan oleh Brave. Parad bilang Brave tidak mengalahkannya. Parad hanya menguji seberapa kuat Brave saat ini. Graphite berpikir jika Brave dibiarkan akan menjadi sebuah masalah di lain waktu. Graphite dan Parad berencana akan mengalalahkan Brave secepat mungkin.



Masamune sedikit marah karena membiarkan Parad kabur. Lebih penting nya lagi Hiiro bisa berhasil menjadi level 100. Hiiro berniat pertarungan selanjutnya dirinya akan melenyapkan Parad. Masamune berkata jangan sampai Hiiro mengecewakan harapannya. Sementara itu Nico masih binggung kenapa Hiiro mengincar Parad. Nico menjadi sebal karena hal itu. Nico bertanya kepada Taiga tentang mengembalikan masa lalu nya itu maksudnya apa ? Apakah itu tentang Saki, kekasihnya ? Taiga malah terdiam tanpa sepatah katapun. Nico lalu mengatakan bahwa Taiga bisu. Taiga langsung menjawab dia bukan sedang mengembalikan masa lalunya. Sebenarnya yang masih terikat dengan masa lalunya adalah Taiga.

Hiiro merenung di tempat terakhirnya dia bersama dengan Saki. Kenangan indah bersama Saki masih terngiang di ingatan Hiiro. Baru juga berhayal, busgter yang mengambil Saki datang. Graphite berkata bahwa Hiiro adalah lelaki yang menyedihkan yang tidak bisa lepas dari masa lalu. Hiiro sedikit senang karena dirinya tidak perlu repot mencari Parad.

Emu, Poppy dan Kiriya telah sampai di kantor Masamune. Kiriya sedikit menyapa Pak Direktur. Poppy bilang bahwa Rider Chronicle yang ada pada Masamune adalah hasil pengembangan milik Kuroto. Karena hal itu maka kami akan membawanya ke CR. Masamune langsung menolak permintaan dari Poppy. Kamen Rider Chronicle merupakan hak cipta atas nama Genm Co. Tanpa basa-basi lagi Emu berniat akan merebutnya secara paksa dari tangan Masamune.



Pertarungan Brave melawan Para-DX dan Graphite telah dimulai. Tiba-tiba ada serangan dadakan yang diarahkan ke Graphite. Ternyata itu serangan dari Snipe. Snipe ingin sekali melawan Graphite dan mengalahkannya. Sementara Nico akan melakukan serangan terakhir kepada Graphite. Brave bertanya kepada Snipe berada disini. Snipe berniat untuk menyelesaikan pertarungannya 5 tahun yang lalu. Graphite bilang Snipe ingin mati ya ? Graphite akan melakukannya dengan senang hati.

Pertarungan Cronus dan 3 rider juga telah dimulai. Cronus tidak merasakan kesulitan menghadapi 3 rider sekaligus. Poppy dan Lazer sungguh menggangu bagi Cronus. Cronus lalu mengeluarkan penghenti waktu agar bisa melawan Ex-Aid. Ex-Aid dengan gencar menyerang Cronus. Waktu telah berjalan kembali dan Lazer beserta Poppy kembali menyerang Cronus. Poppy meminta Cronus untuk menyerah saja. Selama Emu memiliki kekuatan Muteki, Cronus tidak akan menang. Cronus malah tertawa mendengar ucapan dari Poppy. Cronus berkata bahwa waktu penghukuman semakin dekat. Kiriya binggung dengan hukuman yang dikatakan oleh Cronus. Cronus berkata bahwa Hyper Muteki sebentar lagi tidak akan bisa digunakan. Hanya masalah waktu saja sebelum Ex-Aid tidak lagi bisa berubah menjadi Kamen Rider. Cronus berkata bahwa saat ini Brave sedang melawan Para-DX.

Brave meminta Snipe untuk pergi saja dan menyerahkan Graphite dan Para-DX kepadanya. Snipe malah meminta Brave untuk fokus mengalahkan Para-DX saja biar Graphite dirinya yang mengurusnya. Dengan begitu pasti Brave bisa bertemu dengan kekasihnya lagi. Cronus melanjutkan perbicangannya dengan Ex-Aid dan yang lain. Rencananya hanya ingin menghapus kemampuan berubah bagi Ex-Aid. Sekarang mungkin Ex-Aid tidak terkalahkan tetapi saat Parad dimusnahkan, Ex-Aid hanya manusia biasa. Poppy menjadi panik dan meminta semuanya agar segera menuju tempat Parad. Cronus berkata untuk sekarang mungkin sudah terlambat. Ex-Aid berpikir sebelu itu terjadi dirinya cukup mengalahkan Cronus terlebih dahulu. Kiriya melarang Ex-Aid untuk melawan Cronus. Kiriya berkata jika Emu kehilangan kemampuan berubah maka tidak ada lagi yang bisa menyelamatkan pasien dari penyakit game. Cronus malah menyerang balik ke arah Ex-Aid dan Lazer.



Nico sedikit khawatir dengan keadaan Snipe. Graphite yang tidak ingin lama-lama menghadapi Snipe akan mengakhiri semuanya dengan 1 serangan. Satu serangan dari Graphite langsung membuat Snipe kembali ke wujud manusia. Nico segera menuju ke arah Taiga yang terjatuh. Graphite menghalangi Nico untuk mendekati Taiga. Graphite menganggap pertarungan ini telah selesai dan dirinya lah yang menang. Graphite melihat Parad kwalahan menghadapi Brave. Graphite mencoba membantu Parad untuk menghadapi Brave. Sementara itu Taiga mencoba untuk bangkit lagi dan masih ingin meneruskan pertarungannya. Graphite menganggap Taiga orang yang keras kepala.

Nico memanggil Brave untuk menolong Taiga. Brave bertanya apa yang sedang taiga lakukan ? Saat Brave lengah dia mendapatkan serangan dari Para-DX. Brave meminta Taiga untuk cepat lari. Taiga sekali lagi mencoba untuk bangkit. Taiga tidak akan pergi sampai dirinya bisa menyelesaikan semua ini. Sampai bisa mengalahkan Graphite. Dirinya tidak boleh kalah disini. Graphite malah tertawa dan menantang Taiga untuk mencobanya. Taiga berkata kepada Brave bahwa saat ini kau bukan menuju masa lalunya ! Tetapi masa depan. Kau hanya perlu berjalan maju dan pikirkan bagaimana masa depanmu bersama kekasihnya. Brave sedikit tersentuh dengan ucapan dari Taiga.

Graphite menghadiahkan sebuah serangan langsung kepada Taiga. Graphite membuat serangan yang mematikan ke arah Taiga. Taiga terlempar jauh akibat serangan dari Graphite. Nico langsung menuju ke arah Taiga. Nico meminta Taiga untuk bertahan. Taiga malah muntah darah dan membuat Nico ketakutan. Brave juga terkejut Taiga mendapat luka yang serius dari Graphite. Brave lalu mempercepat serangannya ke arah Para-DX dan Graphite. Serangan dari Brave itu cukup membuat Parad dan Graphite kembali ke wujud manusia.

Hiiro yang mencoba mendekati Taiga terhenti saat Emu dan yang lainnya datang. Poppy memberitahu Emu dan Kiriya bahwa Taiga terluka. Parad dan Graphite malah menantang Hiiro untuk bertarung lagi lain waktu. Hiiro menjadi kebingungan apa yang harus dirinya lakukan. Emu bertanya kepada Nico apa yang terjadi pada Taiga ? Nico bilang bahwa Graphite yang memberikan luka kepada Taiga. Emu meminta Kiriya untuk membaringkan Taiga. Kiriya meminta Poppy untuk memanggil ambulan.

Poppy memberitahu ada seorang pasien yang muntah darah. Ada Lebam di sekitar area perut kemungkinan terjadi pendarahan dalam. Emu mencoba memerikasa Taiga. Taiga malah meminta Emu untuk menghentikan itu. Taiga dulu juga seorang dokter jadi dirinya tau keadaannya. Nico tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Taiga. Taiga merasa sedih hingga sampai akhir dirinya tidak bisa mengalahkan Graphite. Nico meminta Taiga untuk berhenti berbicara seolah-olah dirinya akan mati. Taiga meminta maaf kepada Nico. Karena dirinya tidak bisa memperhatikan Nico lagi. Setelah kata-kata itu Taiga pingsan. Semua nya menjadi semakin panik melihat Taiga tidak berbicara lagi. Sementara pada Nico berteriak-teriak, Hiiro juga terlihat ketakutan dan pergi.



Cuplikan Episode Minggu Depan ...

Taiga dalam keadaan kritis dan harus di operasi secepatnya. Hiiro lah yang bisa mengoperasi Taiga itu permintaan dari Pak Kagami. Nico betanya kepada Hiiro apakah Taiga bisa diselamatkan ? Hiiro melakukan operasi kepada Taiga. Ada perintah dari Masamune jika Hiiro menyelamatkan Taiga maka data Saki akan dihapus. Ada takdir 2 orang di tangan Ahli bedah jenius. Emu semakin tidak percaya bahwa Masamune itu adalah seorang manusia. Nico beranggapan bahwa Taiga akan dibunuh oleh Hiiro demi menyelamatkan kekasihnya. Apa yang dirahasikan oleh Hiiro ? Kontrak dengan iblis ? Taiga akan mati dibunuh Hiiro ? Kita tunggu saja episode minggu depan yang berjudul "Periode Penuh Air Mata"


Terima Kasih Kepada 
1. Terjemahan Bahasa Inggris dari Kissasian
2. Sumber lain : Kamen Rider Wikia
3. Tv Asahi : Youtube & Website
4. Youtube SpecialForm12

Comments