Perido Tangisan
Informasi Produksi
Tayang tanggal 9 Juli 2017
Durasi 23 mn 14 s
Tayang tanggal 9 Juli 2017
Durasi 23 mn 14 s
Skenario ditulis oleh Yuya Takahashi
Disutradarai oleh Satoshi Morota
Minggu lalu Hiiro mendapatkan perintah dari Masamune untuk membasmi Parad agar Emu tidak bisa menjadi penghalang lagi. Ayah Saki menjadi pasien dan ingin disembuhkan oleh Emu. Disaat Emu ingin menyembuhkan pasien, Parad datang untuk menantang Emu. Hiiro pun juga datang dan menantang Parad dengan Taddle Legacy. Pertarungan pertama ini Hiiro gagal membasmi Parad karena di ganggu Taiga dan Nico. Sementara Emu berhasil menyembuhkan Ayah Saki. Emu berniat untuk segera mengambil buggle driver milik Masamune agar bisa mengembalikan Saki. Emu dibantu Poppy dan Kiriya menuju ke Genm Corp. Mereka langsung menantang Masamune untuk bertarung. Masamune memberitahukan rencanya nya kepada Emu dan yang lainnya. Tujuannya adalah membasmi Parad agar Emu tidak bisa lagi menjadi Kamen Rider. Sementara itu Parad mengajak Graphite untuk mengalahkan Hiiro. Karena ada Graphite, Snipe ikut campur dalam pertempuran itu. Snipe berniat untuk mengalahkan Graphite. Tetapi Snipe malah gagal mengalahkan Graphite dan mendapatkan luka yang sangat serius. Hiiro lalu mengalalahkan Graphite dan Para-DX agar bisa melihat keadaan Taiga. Emu dan yang lain nya datang di lokasi pertarungan Hiiro dan Taiga. Emu melihat Taiga terluka parah. Karena ada Emu dan yang lainnya, Hiiro kemudian pergi. Apakah Taiga akan mati ? Kita lanjutkan saja pada episode kali ini yang berjudul "Perido Tangisan".
Taiga telah dibawah ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan khusus. Nico sangat panik dengan keadaan Taiga yang tidak sadarkan diri. Nico malah ingin memukul Taiga jika dirinya berani mati dihadapannya. Asuna mencoba menenangkan Nico. Pak Direktur bertanya kepada Emu bagaimana keadaan Taiga saat ini ? Emu menjawab bahwa keadaan nya memburuk, tekanan darah rendah dan denyut nadi melemah. Kemungkinan Taiga terluka di bagian hati. Taiga langsung masuk ke ruang operasi. Emu yang akan mengoperasi Taiga. Emu mencoba mencari daerah luka yang dialami Taiga. Salah satu dokter berkata bahwa yang bisa melakukan ini hanya Dokter Kagami. Nico yang berada diluar ruangan semakin panik dan tidak bisa tenang. Nico menyalahkan dirinya sendiri.
Sementara itu Hiiro sedang merenung di Genm Corp. Saat Hiiro termenung, Masamune datang dan menyalahkan Hiiro tentang kekecewaannya terhadapnya. Baru juga mau menjawab pertanyaan Masamune, Hiiro mendapatkan telepon. Telepo itu berasal dari Ayahnya Hiiro. Ayahnya meminta Hiiro untuk segera datang ke rumah sakit dan melakukan operasi. Hiiro meminta ayahnya untuk memanggil alhli bedah yang lain saja. Ayahnya berkata bahwa hatinya terluka parah, pasti akan sangat sulit operasi ini. Hanya Hiiro lah satu-satunya orang yang bisa menolongnya. Ini adalah perintah Direktur agar Hiiro datang dengan cepat. Masamune langsung mengambil Hp milik Hiiro dan mematikan sambungan teleponnya.
Nafas Taiga semakin memelah dengan cepat. Perawat tidak bisa menyimpulkan kondisinya dari level oksigen untuk saat ini. Ini tidak bisa dibiarkan. Emu berkata jikakita tidak melakukannya maka Taiga akan mati. Entah apa yang dibicarakan dengan Masamune, Hiiro berjalan menuju rumah sakit. Nico bertanya kepada Pak Direktur apakah para dokter itu bisa menyelamatkan Taiga ? Pak Direktur menjawab Dokter yang bisa melakukan operasi serumit itu hanya lah Hiiro. Nico sedikit kecewa mendengar jawaban dari Pak Direktur. Asuna bertanya apakah beliau bisa menghubungi Hiiro ? Untuk saat ini sudah tidak bisa dihubungi lagi, pembicaraannya di putuh ditengah-tengah. Nico udah menyerah dan patah semangat karena Hiiro tidak mungkin datang.
Di saat semua nya sudah tidak memiliki harapan lagi, ada suara langkah kaki yang menuju ruang operasi. Asuna, Nico dan Pak Direktur terkejut melihat Hiiro datang ke rumah sakit. Nico lalu meminta Hiiro untuk segera menolong Taiga. Hiiro meminta maaf karena dirinya tidak bisa berlama-lama disini untuk mengobrol. Hiiro langsung menuju ruang operasi. Asuna, Nico dan Pak Direktur merasa sedikit lega karena Hiiro telah datang. Karena Hiiro telah datang semuanya akan baik-baik saja. Semua merasa bersyukur.
Graphite merasa senang karena dirinya telah berhasil menyingkirkan Snipe. Selanjutnya adalah Brave yang harus segera di habisi. Parad menyetujui perkataan dari Graphite. Baru juga mau beraksi melawan Brave, Cronus datang. Cronus mencari Parad untuk dihabisi lebih dahulu. Graphite juga senang Cronus datang lebih dahulu karena dirinya tidak perlu repot-repot mencarinya. Graphite dan Parad langsung menyerang Cronus. Sementara itu Hiiro telah masuk ke ruang operasi. Emu senang melihat Hiiro datang membantu. Dokter yang lain memberi tahu keadaan pasien saat ini. Pasien menderita tekanan jantung yang disebabkan oleh luka traumatis pada nadinya. Hiiro mengerti dan Emu berterima kasih kepada Hiiro karena telah datang. Hiiro memulai operasi nya dengan perikardial, diikuti dengan operasi penggantian katup nadi yang membengkak.
Kuroto berdiskusi dengan Kiriya. Kuroto berkata jika kita kehilangan nyawa Parad maka dia tidak akan bisa kembali. Kiriya tidak percaya bahwa Kuroto masih merasa kasian pada orang lain. Jika Parad lenyap, maka Emu tidak bisa lagi berubah. Kita akan kehilangan satu-satunya peluang untuk bisa mengalahkan Cronus. Kiriya tak menyangka bahwa dirinya bisa berpikir hal yang sama dengan Kuroto. Kiriya dan Kuroto pun lalu pergi menuju lokasi Parad. Graphite memberikan virus gemdeus untuk menghentikan Cronus agar tidak bisa menggunakan kekuatan penghenti waktu. Parad akan melakukan pertarungan dengan gaya lama.
Cronus tidak kehilangan akal untuk menghadapi Parad dan Graphite. Cronus berkata bahwa penghenti waktu adalah satu-satunya kekuatan yang dimilikinya ? Cronus mengeluarkan kotak item energi. Cronus saat ini akan menggunakan kekuatan energi item untuk menghadapi Parad dan Graphite. Gara-gara penggunaan item energi Parad dan Graphite menjadi semakin kwalahan menghadapi Cronus. Meraka kalah dalam beberapa kali serangan. Waktu nya penghakiman telah tiba. Cronus berniat untuk membasmi Parad dengan cepat.
Saat Cronus akan melakukan penghakiman, bantuan datang. Lazer dan Genm datang menolong Graphite dan Parad. Genm membenci hal ini karena dirinya harus melindungi Parad. Tetapi jika ini dibiarkan terus akan sia-sia saja usahanya mengembangkan Hyper Muteki untuk Emu. Lazer meminta Parad dan Graphite untuk segera pergi. Parad jad sadar kenapa dirinya menjadi sasaran Cronus. Parad dan Graphite lalu melarikan diri. Cronus berkata semua itu sia-sia saja. Genm da Lazer malah di serang dengan tubi-tubi oleh Cronus. Kuroto menjadi kehilangan 1 nyawa lagi. Cronus berkata berapa pun nyawa yang Kuroto punya, dirinya akan segera menghabisi Kuroto. Cronus berkata tidak ada yang bisa melawannya sang pengendali nyawa.
Lazer binggung dengan ucapan Cronus itu. Cronus menjawab bahwa dirinya telah melewati penghakimannya. Dengan ini Cronus menyatakan bahwa semua kamen rider sudah kehilangan nilai berharga. Jadi semua kamen rider harus dihabisi. Masamune memberi tahu Hiiro bahwa Taiga telah kehilangan nilai yang berharga. Masamune memerintahkan Hiiro untuk melakukan operasi itu tapi dirinya harus mengagalkan operasi itu. Jika operasi itu memang sulit tidak ada yang akan menyalahkan Hiiro jika gagal. Masamune memberikan acaman kepada Hiiro jika dirinya menyelamatkan Taiga maka Saki akan dimusnahkan.
Lazer langsung menyerang Cronus dengan membabi buta. Genm pun juga membantu menyerang Cronus. Cronus berkata Genm hanya akan membuang-buang nyawanya jika menghadapinya. Genm tidak peduli berapa banyak nyawanya yang akan hilang untuk menghadapi Cronus. Lazer meminta Genm untuk menghadapi Cronus sendirian. Lazer segera kembali ke rumah sakit untuk memberi tahukan rencana Cronus kepada yang lain. Tiba-tiba Kiriya muncul dihadapan Pak Direktur, Nico dan Asuna. Kedatangan Kiriya membuat semuanya terkejut.
Kiriya menceritakan rencana Masamune kepada yang lain. Jika semua yang dikatakan Masamune itu benar, maka Hiiro akan membuat operasi ini gagal untuk menyelamatkan kekasihnya. Pak Direktur tidak percaya Hiiro akan melakukan hal seperti itu. Nico menjadi sangat marah dan malah berteriak-teriak untuk menghentikan operasinya. Salah satu perawat mendengar ada keributan diluar. Emu pun memeriksa keadaan diluar. Nico pun berkata bahwa Hiiro akan menggagalkan operasinya. Semua orang yang didalam menjadi terkejut. Nico meminta yang lain agar menghentikan Hiiro secepatnya.
Hiiro lalu marah dan meminta Nico untuk diam. Karena Nico menganggu operasinya. Emu mengerti dan mencoba menenangkan Nico. Nico tidak bisa tenang, jika operasi itu gagal maka dirinya akan kehilangan Taiga untuk selamanya. Asuna berkata bahwa Hiiro tidak akan melakukan hal itu. Pak Direktur juga percaya dengan Hiiro. Satu=satunya yang bisa menyelamatkan Taiga cuma Hiiro saja. Emu berkata bahwa semua akan baik-baik saja. Percalah kepada Hiiro. Emu yakin Hiiro akan menyelamatkan Taiga. Asuna meminta Nico untuk kembali ke ruangan dan menenangkan dirinya. Emu meminta Pak Direktur untuk mengurus sisanya. Emu berniat untuk mencari Cronus dan menghabisinya.
Hiiro teringat ucapan-ucapan Taiga. Apakah Hiiro belum gagal ? Apakah dirinya bisa melakukan operasi dalam keadaan seperti itu ? Apakah Hiiro ingin berakhir seperti diri Taiga ? Taiga berniat untuk menghabisi Graphite dengan tangannya sendiri. Karena alasan itulah Taiga meminta Hiiro untuk tetap disana dan apa yang menunggu setelah permainan diselesaikan. Taiga juga berkata bahwa Hiiro hanya perlu melangkah ke depan dan membangun masa depannya bersama kekasihnya. Karena banyak pikiran itu Hiiro menjadi tidak konsentrasi dan menjatuhkan gunting operasi. Salah satu perawat bertanya apakah Pak dokter baik-baik saja ? Hiiro menjawab tidak apa-apa.
Kembali lagi ke pertarungan Genm melawan Cronus. Tetap saja Genm cuma mendapatkan serangan terus menenerus dari Cronus. Kuroto sudah kelihatan kecapean menghadapi Cronus. Sisa nyawa Kuroto juga tinggal 70. Karena sudah merasa bosan, Cronus sudah tidak mau melawan Kuroto. Emu tiba-tiba datang dan meminta Kuroto untuk beristirahat. Emu meminta Masamune untuk memberikan data milik kekasih Hiiro kepadanya. Masamune dengan jelas menolak permintaan Emu itu. Emu jelas tidak akan bisa mendapatkan data itu kata Masamune. Hiiro tak akan mengagalkan operasi itu.
Emu tidak punya banyak waktu untuk berbicara dengan Masamune. Emu pun berniat merebut nya secara langsung dari tangan Masamune. Masamune mengancap jika Emu berubah menjadi Hyper Muteki maka dirinya kan menghapus data milik kekasih Hiiro. Karena ancaman itu Emu tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Jika akhirnya Emu yang bertanggung jawab terhadap lenyapnya data dari pacarnya, maka Hiiro tidak akan pernah memaafkan dirimu. Itu hal yang curang menurut Emu. Masamune berkata bahwa tidak ada yang bisa menentang sang pengendali nyawa. Masamune lalu memukul Emu.
Operasi Taiga masih berlanjut. Salah satu dokter tidak bisa menghentikan pendarahan dari bagian yang terluka. Perawat yang lain segera mengambil kantung darah lagi. Hiiro meminta yang lain untuk tidak panik. Sentuhan terakhir dari Hiiro. Sementara itu Masamune terus menyiksa Emu. Masamune berkata bahwa Hiiro tidak akan pernah gagal berada dibawah kendalinya. Masamune berkata bahwa dirinya akan mengalami kegagalan untuk pertama kalinya. Perasaan dimana ia kehilangan nyawa seorang manusia. Emu bertanya apakah Masamune tidak memiliki hati ?
Pak Direktur, Nico dan Asuna harap-harap cemas dengan keadaan Taiga. Hiiro terlihat keluar dari ruang operasi. Semuanya bergegas menuju arah Hiiro. Pak Direktur menganggil Hiiro berulang-ulang tetapi Hiiro tidak merespon sama sekali. Hiiro merasa sangat bersedih setelah melakukan operasi. Masamune telah capek memberikan pukulan-pukulan kepada Emu. Masamune akan memberikan penghakiman untuk Emu. Emu akan dilenyapkan.
Belum juga penghakiman dimulai Hiiro datang di hadapan Masamune dan Emu. Masamune bertanya apakah operasinya telah selesai ? Emu juga bertanya bagaimana hasil dari operasinya ? Emu binggung kenapa Hiiro diam saja. Masamune berkata bahwa si ahli bedah jenius tidak lain hanyalah seorang manusia biasa. Hiiro lalu berkata tidak ada hal yang tidak bisa dirinya bedah. Hasil operasinya adalah Taiga bisa diselamatkan. Nico, Asuna, Kiriya berada diruang tunggu untuk melihat keadaan Taiga.
Hiiro berkata bahwa dirinya adalah dokter terhebat di dunia. Jika dihadapannya ada nyawa yang harus diselamatkan maka dirinya tidak bisa mengabaikannya. Emu senang mendengar Hiiro berkata seperti itu. Masamune berkata bahwa Hiiro telah melanggar janjinya. Jadi sebagai hukumannya Masamune akan menghapus data kekasih Hiiro. Emu mencoba menghentikan perbuatan Masamune itu. Tetapi Hiiro melarang Emu untuk bergerak. Hiiro sudah tidak ada alasan untuk apa yang telah dirinya lakukan sampai sejauh ini. Tapi jika Emu bisa memaafkan dirinya, maka pinjamkan lah kekuatanmu. Air mata Hiiro menetes karena harus merelakan kehilangan Saki.
Emu mengerti apa yang dimaksud Hiiro. Emu akan membantu Hiiro untuk menghadapi Masamune. Sementara itu Masamune memperlihatkan Saki untuk terakhir kalinya di hadapan Emu dan Hiiro. Masamune berubah menjadi Cronus. Hiiro berkata bahwa penyakit di dunia ini adalah Masamune dan dirinya sendiri yang akan membasminya. Duet level 100 dimulai. Cronus sedikit kesulitan menghadapi 2 level 100. Tanpa banyak serangan Ex-Aid dan Brave ingin secepatnya mengalahkan Cronus. Cronus mencoba bertahan dari serangan Ex-Aid dan Brave menggunakan bantuan item energy. Tetapi dampak dari serangan mereka masih dirasakan oleh Masamune. Karena sudah dikalahkan Masamune mencoba untuk melarikan diri.
Masamune berhasil kabur dari hadapan Brave dan Ex-Aid. Emu mengajak Hiiro untuk kembali ke CR. Tetapi Hiiro meminta Emu untuk kembali kesana lebih dahulu. Emu akan menunggu Hiiro di CR. Hiiro sangat bersedih kehilangan Saki. Alam pun ikut menangis karena kehilangan Saki.
Akhirnya Taiga sadar. Nico menjadi sangat senang. Semua nya juga langsung mendatangi Taiga. Emu berkata bahwa Taiga jauh lebih baik dari sebelumnya. Jadi tidak perlu dikhwatirkan lagi. Taiga binggung dengan apa yang dialami dirinya. Asuna bilang bahwa Hiiro telah melakukan operasi kepada Taiga. Kiriya lalu menyuruh Hiiro untuk mendekati Taiga. Taiga tidak percaya bahwa Hiiro kembali ke CR. Hiiro berkata bahwa keinginannya sudah menjadi nyata. Hiiro lalu meminta maaf kepada Taiga atas perilaku yang tidak pantas terhadap dirinya selama ini. Taiga malah berbalik yang harus nya minta maaf adalah dirinya. Karena Taiga berhutang nyawa kepada Hiiro. Semua nya menjadi tersenyum bahagia. Emu meminta Taiga untuk tidak banyak bergerak. Sementara Kiriya mengejek Hiiro karena menangis.
Cuplikan Episode Minggu Depan ...
Pertarungan Parad dan Cronus masih berlanjut. Masamune beranggapan bahwa Parad hanyalah karakter musuh dalam permainan. Parad gemetar ketakukan menghadapi Cronus karena dirinya tidak akan bisa menang. Emu melindungi Parad dari Cronus. Nico terserang virus gemdeus ? Jangan-jangan Nico yang akan menjadi gemdeus ? Parad melawan Ex-Aid. Parad terlahir bukan untuk dibunuh oleh manusia. Emu tidak boleh kehilangan Parad agar bisa melindungi semuanya. Keputusan Emu akankah mengubah takdir dari Parad ? Gemdeus harus dikalahkan agar bisa menyelamatkan Nico. Episode berikutnya berjudul "Selamat Tinggal, Parad"










Comments