Selamat Tinggal Parad
Informasi Produksi
Tayang tanggal 16 Juli 2017
Durasi 23 mn 18 s
Tayang tanggal 16 Juli 2017
Durasi 23 mn 18 s
Skenario ditulis oleh Yuya Takahashi
Disutradarai oleh Kazuya Kamihoriuchi
Minggu lalu Taiga mendapatkan luka yang cukup parah dan membutuhkan operasi. Satu-satunya orang yang bisa melakukan operasi itu adalah Hiiro. Masamune memerintahkan Hiiro untuk mengagalkan operasi itu. Hiiro pun datang ke rumah sakit dan mengoperasi Taiga. Sementara Masamune mencari Parad untuk membasminya. Kuroto dan Kiriya menolong Parad dari serangan Cronus. Cronus memberi tahu bahwa Hiiro akan menggagalkan operasi Taiga. Kiriya pun segera memberi tahu Asuna dan Nico. Nico yang terkejut meminta operasi itu dihentikan karena Hiiro akan menggagalkan operasi itu. Tetapi Emu percaya kepada Hiiro dan Emu mencari Cronus. Saat bertemu dengan Cronus, Kuroto telah kecapeaan menghadapinya. Emu diancam oleh Masamune agar tidak berubah supaya data Saki tidak dihapus. Operasi Taiga pun selesai, Hiiro mendatangi Masamune dan berkata dirinya tidak bisa menghilangkan nyawa dari pasien yang membutuhkannya. Masamune menjadi marah dan menghapus data Saki. Hiiro pun bergabung dengan Emu untuk menghadapi Cronus. Cronus berhasil melarikan diri dari serangan terakhir dari Ex-Aid dan Brave. Hiiro sangat sedih kehilangan Saki. Sementara itu Taiga telah sadar. Nico dan teman-teman merasa senang bahwa Taiga bisa sembuh. Apa yang direncanakan oleh Masamune setelah kehilangan 2 anak buahnya ? Kita lanjutkan saja pada episode kali ini yang berjudul "Selamat Tinggal Parad".
Hiiro datang ke ruangan Taiga untuk memeriksa keadaanya. Taiga berterima kasih kepada Hiiro karena dirinya telah menyelamatkan nyawanya. Jika seperti ini terus Taiga bisa segera pulang kata Hiiro. Tiba-tiba Nico datang dan sedikit heran dengan sikap Hiiro kepada Taiga. Nico lalu mendorong Hiiro untuk menjauh dari Taiga. Emu juga tiba0tiba datang dan merasa aneh melihat sikap Hiiro yang cukup sopan kepada Taiga. Hiiro berkata bahwa dahulu Taiga bekerja di rumah sakit ini jadi dirinya harus bersikap sopan kepadanya. Bagaimanapun juga Taiga adalah senior bagi Hiiro. Taiga malah menyuruh Hiiro bersikap seperti biasa. Karena dirinya juga merasa aneh dengan sikap Hiiro yang sperti ini. Karena itu permintaan dari Taiga, Hiiro langsung berubah sikap seperti biasa dan mengucapkan terima kasih. Semua nya terkejut mendengar ucapan itu dari Hiiro. Malah jadi semakin aneh, Taiga pun meminta Hiiro kembali ke sikap sopannya. Ada laporan darurat jadi Emu harus pergi. Emu meminta Hiiro untuk menjaga Taiga.

Sementara itu Parad dan Graphite sedang merencanakan sesuatu untuk melawan Cronus. Graphite terlihat tidak sanggup lagi menahan kekuatan virus gamdeus di dalam tubuhnya. Bagaimanapun caranya secepatnya kita harus mengalahkan Cronus kata Graphite. Graphite beranggapan bahwa saat ini dirinya bisa menghadapi Cronus sendirian. Baru juga di bicarakan, Cronus udah dateng. Cronus berkata bahwa Parad dan Graphite telah kelah dari dirinya. Cronus berkata jika Parad dihabisi maka Ex-Aid tidak bisa lagi berubah. Dengan kata lain kekuasaan Cronus akan menjadi mutlak. Saat Parad dan Graphite ingin berubah bentuk Cronus menghalangi mereka.
Cronus menggunakan penghenti waktu untuk menghabisi mereka berdua. Saat penghakiman telah tiba itu tidak akan bisa dibatalkan. Tiba-tiba Graphite menghalangi pergerakan Cronus dalam waktu yang terhenti. Cronus sedikit terkejut melihat Graphite bisa bergerak. Graphite berkata ini berkat kekuatan dari gemdeus. Saat ini kekuatan penghenti waktu milik Cronus tidak akan berpengaruh untuk Graphite. Cronus berkata bahwa penghenti waktu bukan lah kekuataan satu-satunya yang dimiliki oleh Cronus. Sekali tendang Graphite terlempar jauh. Karena Graphite terlempar jauh terpaksa Parad menghadapi Cronus sendirian.
Emu dan Asuna mendekati lokasi laporan bugster yang muncul. Mereka malah melihat Graphite terluka di sekitar situ. Emu menjadi sadar bahwa Cronus mengincar Parad. Dalam pertarungan itu, Parad diserang habis-habisan oleh Cronus. Parad tak bisa melawan Cronus dan hanya menjadi sasaran empuk untuk Cronus. Parad membayangkan serasa akan tenggelam di dalam air. Serangan Cronus terus berlanjut. Bayangan kematian untuk Parad menjadi semakin dekat. Cronus akan memberikan takdir yang sama untuk Parad seperti Tokimeki Crisis. Parad menjadi semakin ketakutan. Nyaris saja Parad terkena serangan dari Cronus. Parad berhasil menghindari serangan itu.
Sementara itu di CR, Kiriya terkejut melihat Nico sakit. Pilihan yang dibuat oleh Cronus adalah antara Parad atau Nico. Kiriya binggung tanda yang ada di tubuh Nico. Kuroto yang datang langsung terkejut melihat tanda dari penyakit Nico. Kuroto berkata bahwa Nico mengalami penyakit game gemdeus. Asuna bertanya kepada Cronus kenapa dirinya mengicar Nico ? Alasannya karena dia adalah Ride Player yang paling dekat untuk menyelesaikan Kamen Rider Chronicle. Dan kenyataannya dia adalah teman Ex-Aid. Satu-satunya cara untuk mencegah agar dia tak lenyap adalah mengalahkan gemdeus secepat mungkin. Dengan kata lain semua gashatropy dari bugster level tinggi harus dikumpulkan. Cronus berkata jika mengalahkan Parad maka Cronus akan memberikan gashatropy toki meki ini sebagai hadiah. Cronus memberikan hadiah pembukaan untuk Ex-Aid. Cronus berkata bahwa Parad hanyalah penjahat dalam permainan ini. Cronus juga bilang bahwa Parad terlahir hanya untuk dibunuh oleh manusia. Setelah mengucapkan itu Cronus lalu pergi.
Sementara itu Nico meminta Kiriya untuk merahasiakan penyakitnya dari Taiga. Kiriya mengerti itu. Kiriya berjanji akan segera menyelesaikan Chronicle agar Nico bisa sembuh. Kuroto bilang itu tidak akan bisa. Jika Parad lenyap maka Emu tidak bisa berubah lagi. Kiriya sedikit marah kepada Kuroto karena dirinya tidak bisa melihat keadaan. Kiriya bilang bahwa nyawa Nico ikut dipertaruhkan disini. Kuroto berkata untuk tidak kwatir. Jika Nico lenyap, maka Nico bisa hidup sebagai bugster seperti dirinya. Kiriya menjadi semakin marah Kuroto mengucapkan itu. Kuroto bilang bahwa kita harus fokus mengalahkan Chonus terlebih dahulu. Karena itu kita membutuhkan kekuatan Ex-Aid. Nico menjadi sedikit panik mendengar Kuroto berkata seperti itu.
Sementara itu Parad terlihat seperti ketakutan. Parad bertanya kepada Emu kenapa dirinya menolongnya ? Asuna menjawab karena kita tidak bisa membiarkan EMu kehilangan kemampuannya untuk berubah, jadi kami tidak akan membiarkan Parad mati. Parad merasa diremehkan oleh Asuna dan teman-teman. Emu berkata berhentilah bersikap sok kuat. Jika dirinya tidak kesini Chronus pasti telah membunuh Parad. Parad malah menjadi marah. Parad berkata bahwa dirinya saat ini sangat berdebar-debar. Emu berkata bahwa Parad tidak bisa mengalahkan Chronus. Parad tidak dilahirkan untuk dibunuh oleh manusia. Parad beranggapan bahwa dirinya adalah karakter utama dalam Kmaen Rider Chronicle. Tanpa banyak bicara lagi Emu bergegas pergi melihat keadaan Nico.
Masamune berpikir bahwa para dokter tidak akan mengabaikan pasiennya. Ex-Aid hanya punya satu pilihan. Yaitu mengalahkan Parad. Ada telepon untuk Masamune. Telepon itu berisi laporan tentang penjualan Rider Chronicle ke seluruh dunia. Perusahaan manufaktur Machinavision, sebagai ganti kerjasama mereka meminta gamer driver sebagai bagian dari perjanjian. Masamune lalu akan mengurus sisanya. Masamune beranggapan bahwa rekannya kali ini sangat serakah. Rekan Masamune itu bernama Johnny Maxima.
Hiiro mendapatkan kabar dari Kiriya bahwa Nico terkena penyakit game. Kiriya meminta Hiiro untuk merahasiakan ini dari Taiga. Kiriya berkata pasti Taiga akan mengamuk jika dirinya tau. Hiiro meminta maaf akan pergi karena ada keadaan darurat. Dirinya akan kembali nanti malam. Taiga langsung bertanya apakah terjadi sesuatu padanya ? Hiiro binggung siapa yang dimaksud oleh Taiga itu. Taiga berkata bahwa Hiiro adalah pembohong yang buruk. Taiga lalu melepaskan infus dari tubuhnya dan bergerak turun dari tempat tidurnya. Hiiro lalu melarang Taiga untuk banyak bergerak. Taiga berkata bahwa dirinya adalah dokternya jadi dirinyalah yang harus mengobatinya. Hiiro lalu berkata pikirkan lah perasaan Nico. Nico khwatir pada kesehatan Taiga. Taiga beranggapan bahwa luka ini bukan apa-apa. Hiiro meminta Tiaga untuk memperhatikan dirinya saja. Hiiro berkata bahwa Taiga bukanlah satu-satunya yang ingin menyelamatkan Nico.
Emu dan Asuna telah sampai di CR. Kiriya meminta Emu untuk lebih tenang. Kiriya berkata bahwa gejalnya lebih parah dibanding gejala pada penyakit game yang sebelumnya. Nico berkata bahwa sudah hampir waktunya untuk musuh terakhir. Emu bertanya apakah keadaan Nico baik-baik saja ? Nico menjawa senaknya saja Emu bisa berkata seperti itu. Asuna meminta Nico untuk lebih tenang. Nico ingin mengucapkan sesuatu untuk Emu. Nico telah bersikap buruk pada Emu selama ini. Nico pun meminta maaf kepada Emu. Asuna mengajak Kiriya untuk pergi dari ruangan ini biar mereka bisa leluasa berbincangnya.
Nico berpikir dahulu dirinya kalah dari Emu saat turnamen 6 tahun lalu. Nico tak menginginkan apapun selalin mengalahkan Emu. Tetapi iu ternyata adalah Parad. Emu langsung berkata jangan khwatir tentang hal itu. Nico berkata kepada Emu bahwa dirinya takut mati. Dirinya tidak ingin mati dengan cara ini. Emu jadi teringat kejadian masa kecil nya yang tertabrak oleh mobil. Emu akan berusaha keras untuk mengembalikan senyuman milik Nico.
Parad telah bertemu kembali dengan Graphite. Parad meminta Graphite untuk memberikan bugvisornya. Graphite bertanya apakah Parad akan menghadapi Chronus ? Jika itu benar Graphite akan ikut dengannya. Parad malah marah kepada Graphite dan meminta bugvisornya. Parad jadi terbayang kematian dirinya. Graphite sedikit kwatir dengan keadaan Parad. Parad berniat untuk mengalahkan Chronus sendirian.
Emu bergegas bertanya kepada Kuroto apa yang bisa dirinya lakukan agar Nico bisa sembuh. Emu bertanya apa yang terjadi jika Rider Chronicle milik Chronos dihancurkan ? Emu berpikir bahwa Chronicle akan berakhir dan penyakit game yang Nico derita akan sembuh ? Kuroto tidak begitu yakin tentang hal itu. Kuroto berkata bahwa data milik Nico akan tersimpan dengan aman jadi itu bukan masalah. Kuroto berkata bahwa Emu cukup memikirkan cara mengalahkan Chronos. Kiriya dan Asuna ikut marah karena Kuroto berkata seperti itu. Emu bilang bahwa Nyawa Nico berada dalam bahaya. Emu salah bertanya kepada Kuroto. Emu lalu pergi.
Parad sedang menunggu Cronus di sebuah atap gedung. Tetapi yang datang malah Emu. Emu berkata berhentilah berpura-pura. Emu juga bilang bahwa Parad takut dengan Chronus. Parad malah tertawa dan berkata kenapa dirinya harus takut ? Emu balik bertanya kenapa tangan Parad bergetar. Itu sudah jelas bajwa semua orang takut mati. Emu juga pernag merasakan hal itu sama seperti Parad. Enam belas tahun yang lalu Emu merasakan hal itu. Tak lama setelah Parad menginfeksi Emu. Emu mengalami kecelakaan. Waktu itu Emu beranggapan dirinya akan mati. Jantung Emu saat itu berdebar dengan kencang. Itu adalah kejadian yang sangat menakutkan. Parad kebingungan dengan maksud Emu itu.
Parad berpikir bahwa dirinya akan gemetar ketakutan dan melarikan diri setelah mendengar cerita dari Emu ? Emu tidak berpikir seperti itu, dirinya tidak khawatir dengan Parad. Emu hanya khawatir dengan pasiennya. Emu tidak ingin Nico merasakan perasaan itu. Itulah kenapa Emu ingin memenuhi janjinya pada Parad. Parad binggung dengan janji yang dimaksud Emu. Janji tentang menyelesaikan pertarungan antara Emu dan Parad. Parad pun menyetujuinya. Pertarungan terakhir Parad dan Emu dimulai. Ex-Aid bilang ini adalah pertarungan terakhir bagi kita. Ex-Aid akan mengubah takdir Parad dengan tangannya sendiri.
Pelan-pelan Parad diserang oleh Ex-Aid. Serangan Parad tidak mempan lagi untuk Ex-Aid. Parad menjadi bulan-bulanan serangan Ex-Aid. Ex-Aid bertanya apakah dengan kekuatan seperti itu bisa mengalahkan Chronus ? Parad menjadi semakin marah kepada Ex-Aid. Ex-Aid terus saja menyerang Parad walau Parad sudah tidak bisa melawan. Parad yang hampir kalah ingin kabur dari pertarungan ini. Tetapi Ex-Aid menghalau Parad untuk kabur. Tidak ada pertarungan lain waktu. Parad akan mendapatkan akhir yang pantas dirinya terima.
Poppy dan Kuroto datang melihat pertarungan Ex-Aid dengan Parad. Kuroto binggung apa yang dipikirkan oleh Emu. Ex-Aid berpikir untuk menyelamatkan Nico, kita harus sampai ke gemdeus. Karena alasan itu Ex-Aid akan menghabisi Parad. Kuroto mencoba menenangkan Ex-Aid. Kuroto berkata tepas seperti yang Emu katakan jika menghancurkan gashat milik Chronus maka semua pasian akan sembuh. Ex-Aid malah tidak mendengarkan lagi ucapan dari Kuroto dan akan terus melanjutkan serangannya kepada Parad. Kuroto bilang bahwa kami tidak bisa membiarkan Emu kehilangan kemampuan untuk berubah. Kuroto meminta Ex-Aid untuk menghentikan serangannya. Tetapi sudah terlambat, Ex-Aid terus melakukan serangan dan membuat Parad kalah.
Parad pun berasa semakin tenggelam di dalam air. Emu mengucapkan perpisahan kepada Parad yang telah kalah telak. Kuroto sangat terkejut dan frustasi melihat Parad kalah. Ex-Aid berkata bahwa dirinya lah yang menang. Poppy menjadi lemas karena melihat pParad telah mati. Kuroto sangat marah karena perbuatan Emu membunuh Parad. Emu sudah tidak bisa lagi berubah menjadi Ex-Aid. Itu bukanlah seseuatu yang bisa kau ulangi lagi. Poppy malah khwatir dengan keadaan Emu saat ini.
Cuplikan Episode Minggu Depan ...
Kemampuan berubah milik Emu telah hilang. Perasaan Emu dan Parad saling terhubung ? Nico semakin kesakitan. Semua dokter menyerang Masamune secara bersamaan. Semua gamer driver milik dokter diambil oleh Masamune. Poppy masih percaya kepada Emu bahwa dirinya pasti akan menyelamatkan Nico. Emu datang lagi melawan Chronus dengan Mighty Brothers XX. Ex-Aid kembali beraksi melawan Cronus. Masamune melakukan sesuatu yang besar. Apa yang dilakukan Masamune ? Kita tunggu saja di episode minggu depan dengan judul "Pengulangan Takdir"








Comments