Cerita Kamen Rider Build Episode 06

Kemarahan Moonsault


Informasi Produksi 
Tayang tanggal 8 Oktober 2017
Durasi 23 mn 44 s
Skenario ditulis oleh Shogo Muto
Disutradarai oleh Satoshi Morota

Kiryuu Sento sang ahli fisika yang tampan sedang berusaha membantu membersihkan nama Banjou Ryuuga dan juga megembalikan ingatannya sendiri. Sento berubah menjadi Kamen Rider Build untuk mengungkap organisasi jahat yang misterius bernama Faust. Di tengah pencarian itu Sento bertemu dengan seseorang yang pernah mengenalnya yaitu Kishida Tatsuya. Tatsuya membantu Sento untuk mengingatkan kembali masa lalunya yang dia tidak ingat. Lalu Tatsuya di ubah menjadi Smash oleh Blood Stark. Tatsuya berhasil diselamatkan oleh Sento setalah dikalahkan dari bentuk Smash. Namun Banjou Ryuga malah bertidak di luar dugaan. Banjou mengembalikan inti Smash yang telah diambil Sento ke tubuh Tatsuya lagi. Apa yang akan di lakukan Banjou saat Smash kembali ke markasnya ? Kita mulai saja episode kali ini yang berjudul "Kemarahan Moonsault".


Smash Tatsuya kembali ke markas persembunyiannya. Dari Belakang Banjou mengikuti Smash itu. Smash itu menuju Skywall. Banjou sedikit binggung apakah di sini ada lokasi persembunyian dari Faust ? Banjou kehilangan jejak Smash yang dia ikuti. Banjou melihat beberapa tentara sedang berjaga-jaga di sekitar kabut asap. Banjou penasaran apakah di sana pintu masuk untuk menuju markas Faust ? Baru juga berpikir, ada robot yang menemukan Banjou Ryuuga. Banjou terpaksa menghadapi robot penjaga itu. Gara-gara lokasinya telah diketahui banyak robot penjaga yang datang. Hal ini membuat Banjou menjadi terdesak dan tertangkap oleh para penjaga. Banjou sudah tidak bisa lagi melawan para penjaga karena telah di todong dengan senjata. Dari seberang terdengar suara motor dari Build. Build mengeluarkan serangan angin untuk melempar semua penjaga yang berada di dekat Banjou. Setelah semua pasukan terlempar, Banjou diminta oleh Build untuk ikut dengannya. Banjou tidak percaya bahwa Build menyelamatkannya. Build tidak mau berdebat untuk saat ini. Ini kesempatan untuk kabur dari sini. Build menggeluarkan jurus kabut untuk mengelabuhi para penjaga yang datang lagi. Build dan Banjou pun berhasil kabur dari Skywall.


Sesampainya di Cafe Nascita Banjou di marahi oleh Sento. Hal ini membuat Misora jadi terkejut dan menjadi terbangun dari tidurnya. Sento marah karena inti Smash malah di kembalikan ke tubuh Tatsuya. Hal ini sangat membahayakan Tatsuya. Banjou hanya ingin mengetahui lokasi persembunyian dari Faust makanya dia mengembalikan inti Smash itu ke tubuh Tatsuya biar dia menunjukkan lokasi persembunyian Faust. Sento marah karena bisa jadi perbuatan Banjou itu membuat Tatsuya mati. Banjou lalu bertanya kalo tidak seperti itu siapa lagi yang akan mencabut tuduhan untuknya ? Sento berpikir bahwa Banjou hanya memikirkan dirinya sendiri. Banjou menjawab dirinya tidak munafik bisa menolong orang tanpa mendapatkan imbalan.

Sento lalu balik bertanya kepada Banjou, setelah mengetahui persembuyian Faust apa yang akan dirinya lakukan ? Banjou lalu menjawab akan menangkap Night Rogue lalu mencabut tuduhan tentang dirinya. Sento malah tertawa, dengan kekuatan milik Banjou mana bisa dia melakukan itu. Banjou malah ingin memberikan contoh kekuatannya kepada Sento. Banjou mengeluarkan botol naga untuk menyerang Sento. Serangan langsung dilepaskan ke perut Sento. Biasanya sih Sento langsung pingsan. Tetapi ini cukup lumayan karena Sento mendapat 2 kali pukulan dari Banjou dan tidak pingsan. Misora merasa ketakutan melihat perkelahian antara Sento dan Banjou. Sento berpikir bahwa Botol naga itu berbeda dari yang lain. Botol itu menyesuaikkan diri Banjou dan menghasilkan reaksi yang unik untuk tubuh Banjou.



Serangan balasan dilakukan oleh Sento. Satu pukulan dari Sento cukup membuat Banjou kesakitan. Banjou terpukul jatuh setelah mendapatkan serangan dari Sento. Sento lebih unggul dalam menggunakan botol. Misora berkata bahwa Sento curang. Sento protes kepada Misora karena dianggap curang. Banjou duluan yang menggunakan kekuatan botol jadi dirinya juga menggunakan itu. Karena merasa dirinya kalah Banjou lalu mengambil Build driver dan menggunakannya. Misora dan Sento mencoba mencegah Banjou agar tidak menggunakan driver itu tetapi sudah terlambat. Banjou bukannya bisa berubah menjadi Kamen Rider Build tetapi malah kaya tersengat listrik tegangan tinggi. Banjou binggung kenapa dirinya malah tidak bisa berubah. Sento berkata driver ini tidak mundah untuk dipakai oleh pemula. Banjou lalu pingsan. Misora bertanya apakai Banjou mati ? Banjou hanya pingsan saja kata Sento. Misora malah bertingkah lucu banget memukul-mukul tubuh Banjou dengan boneka. Karena botol naga Banjou menjadi berkembang dengan cepat. Jika terus begini bisa membahayakan Banjou. Sento akhirnya memikirkan memberikan sebuah hadiah lagi untuk Banjou.

Sementara itu di markas Faust, Blood Stark memanfaatkan Tatsuya untuk membuat Build menjadi semakin berkembang. Night Rouge binggung apa yang Blood Stark pikirkan. Blood Stark hanya haus akan kekuatan jadi dirinya melakukan hal itu. Sebelum melangkah ke tahap berikutnya, mereka harus tau siapa mereka sebenarnya. Banjou telah bangun dari pingsannya. Pak Souchi mendengar dari Misora bahwa Banjou mencoba menggunakan build driver. Pak Souchi memberikan peringatan kepada Banjou untuk tidak melakukan itu lagi. Banjou bertanya kemana Sento pergi ? Pak Souchi berkata bahwa Sento pergi ke laboratorium untuk meneliti soal Skywall. Sento juga berkata bahwa dirinya harus segera menemukan persembunyian Faust lalu menyelamatkan Tatsuya. Banjou sedikit bangga kepada Sento karena dirinya bertindak sampai sejauh itu demi teman yang bahkan dia tidak mengingatnya. Sento selalu membantu orang-orang yang sedang menghadapi masalah. Pak Souchi berkata bahwa Sento hanya cemas. Ingatannya hilang, tak tau dirinya sendiri itu siapa. Hanya cemas saja yang bisa dilakukan Sento. Alasan lainnya Sento ingin berperan sebagai seorang yang dirinya inginkan. Semua yang dilakukan oleh Sento itu tulus kata Pak Souchi. Tetapi dibalik semua kebahagian dan kebaikan yang dia tunjukkan, dia menanggung rasa kesepian yang tidak bisa kita bayangkan juga. Banjou mencoba meminum kopi buatan Pak Souchi hasilnya masih sama pahit.



Di laboratorium, Sento serius meneliti tentang Skywall. Pak Gentoku datang menghampiri Sento yang sedang serius. Sento berkata ingin lebih mengetahui tentang Skywall. Pak Gentoku balik bertanya apakah Sento tau ada gas yang muncul dari Skywall ? Sento menjawab tidak. Pak Gentoku sedikit menjelaskan tentang gas itu. Sumber gas itu dari bwah tanah, unsur itu tidak diketemukan dipermukaan. Katsuragi menamai gas itu dengan Gas Nebula. Katsuragi menyadari betapa pentingnya gas nebula ini lebih dulu dari siapapun. Pak Gentoku meminta Utsumi untuk memperlihatkan penelitian Katsuragi kepada Sento. Awalnya Utsumi tidak mau melakukan itu tetapi akhirnya mau karena dipaksa oleh Pak Gentoku. Sento diperlihatkan data penelitian dari Katsuragi Takumi. Kok rasanya Pak Gentoku sengaja membocorkan rahasia kepada Sento. Pak Gentoku malah terlihat senang saat Sento melihat data itu. Jangan-jangan Pak Gentoku...

Kembali lagi ke Cafe Nascita, di sana ada mbak Sawa bersama Misora. Mirosa menceritakan bahwa Sento dan Banjou berkelahi. Misora ketakutan melihat mereka berkelahi. Mbak Sawa mencoba menenangkan Misora, agar tidak takut lagi. Misora berkata kemungkinan kejadian ini susah untuk membuat mereka akur kembali. Mbak Sawa lalu bertanya kepada Misora apakah dirinya mempunyai Pacar ? Misora langsung salah tingkah dengan pertanyaan dari Mbak Sawa itu. Dengan tubuh gemetaran Misora menjawab tidak punya. Mbak Sawa malah meneruskan pertanyaannya, lebih menyukai Sento atau Banjou ? Hal ini semakin membuat Misora salah tingkah parah. Misora langsung berkata gak menyukai keduanya. Misora binggung kenapa Mbak Sawa tiba-tiba bertanya seperti itu. Tiba-tiba Sento datang dan mengatakan cinta kepada Misora. Misora menjadi kaget setengah mati mendengar ucapan Sento itu. Tetapi Sento melanjutkan ucapannya Sento menyukai celah yang dirinya temukan di skywall. Misora langsung patah hati.



Sento memberikan kabar baik untuk Banjou. Sento telah mengetahui lokasi markas dari Faust. Mbak Sawa memberi tau Misora pasti Banjou dan Sento akur lagi benar adanya. Misora keliatan bodoh karena kwatir dengan keadaan Banjou dan Sento. Sento memberi tau Banjou tentang lokasi gas nebula yang muncul di Skywall. Banjou pernah melihat lokasi itu. Sento menjelaskan kepada Banjou tentang penggunaan gas itu bisa membuat pembelahan sel secara bertahap. Hal ini bisa menyebabkan manusia menjadi monster. Intinya menjadi Smash. Banjou berpikir bahwa ditubuhnya dan Sento ada gas itu juga. Sento melanjutkan penjelasaannya. Titik ini gas muncul berarti ada markas Faust di sana. Banjou berkata bahwa disana penjagaannya sangat ketat. Sento menemukan lokasi kemunculan gas nebula di titik lain. Mbak Sawa berkata bahwa di situ adalah daerah terlarang. Apakah tidak berbahaya ? Sento dan Banjou berkata kompak sekali apa boleh buat.



Sementara itu di kantor Pemerintah Touto, Pak Gentoku sedang menghubungi seseorang. Sesuai dengan arahannya, Sento telah diperlihatkan data penelitian. Pak Gentoku bertanya apakah Sento akan benar-benar bisa melampaui bakatmu ? Itu patut untuk diikuti kata Pak Gentoku. Sento dan Banjou mulai bergerak menuju lokasi terlarang itu. Sento dan Banjou sedikit melakukan penyamaran agar tidak diketahui oleh para penjaga. Banjou sedikit meminta maaf tentang hal yang dirinya perbuat kepada Tatsuya. Sento berkata minta maafnya bukan kepada dirinya. Sento lalu memberikan sebuah hadiah kepada Banjou. Sento berkata tidak ada yang tau masalah apa yang akan Banjou dapatkan makanya dirinya memberikan hadiah ini. Sento memberikan hewan peliharaan kepada Banjou. Banjou tidak membutuhkan makhluk seperti ini. Karena di usir oleh Banjou, naga itu lalu menyemburkan api ke tangan Banjou. Banjou tidak terima dan mengejar naga itu. Banjou malah terlihat oleh anak kecil yang di dekat sana. Anak itu berteriak buronan ke arah Banjou. Anak itu lalu memberi tahu kepada ayah dan ibunya. Karena sudah ketauan Sento meminta Banjou untuk segera pergi dari lokasi itu.

Sento dan Banjou telah sampai di lokasi kemunculan Gas nebula. Banjou dan Sento segera masuk ke dalam gas itu. Sesampainya di dalam Banjou tidak menemukan jalan masuk menuju lokasi persembunyian Faust. Sento lalu berkata tinggal buat jalan masuk sendiri saja. Sento lalu menggunakan kekuatan gorila dan diamond untuk membuat lubang masuk. Jalur masuk menuju markas Faust pun terbentuk. Banjou sedikit mengingat lorong di buat berlubang oleh Build. Banjou lalu memberikan arah jalan kepada Build. Banjou berkata labnya berada di sebelah sana. Banjou mencoba mengalihkan perhatian para penjaga. Sementara itu dari belakang Build menghabisi penjaga itu dengan kekuatan Ninja Tank. Akhirnya Banjou dan Sento berhasil berada di dalam lab percobaan itu.


Mereka melihat ada seseorang yang akan menjadi kelinci percobaan. Banjou pun berusaha menyelamatkan orang itu dan memukup para peneliti. Sento menjadi ingat bahwa dirinya pernah berada di lokasi ini. Banjou menanyakan kepada para peneliti apakah mereka masih mengingat dirinya ? Dengan nada kemarahan Banjou menanyakan hal itu. Orang yang akan menjadi kelinci percobaan itu segera kabur tetapi ada seseorang yang menembaknya dari belakang. Ternyata itu adalah Blood Stark. Blood Stark berkata bahwa Banjou tidak sopan sebagai tamu. Banjou binggung siapa yang datang di hadapannya itu. Blood Stark memerintahkan jangan bergerak. Blood Starak tidak suka membunuh kelinci percobaan yang sangat penting. Banjou binggung dibilang kelinci percobaan.

Padahal sudah diperingatkan oleh Blood Stark untuk tidak bergerak, eh Banjou malah menyerangnya. Dengan terpaksa Blood Stark memberikan serangan racun kepada Banjou. Hal ini memberikan kepanikan kepada Sento. Blood Stark merasa bersalah karena telah membunuh kelinci percobaan yang penting. Tetapi tidak apa-apa karena masih ada kelinci percobaan yang lain. Sento binggung dengan perkataan dari Blood Stark itu. Blood Stark lalu berkata bahwa tubuh Sento juga telah diberikan gas nebula dalam jumlah yang sama untuk menciptakan Smash. Tidak punya apa-apa tapi punya kekuatan seperti Kamen Rider, ya tidak mungkin bisa. Blood Stark berkata bahwa Sento dan Banjou diberi gas nebula tetapi tidak menjadi Smash. Sungguh orang yang langka. Sento menjadi berpikir bahwa dirinya sama seperti Smash.



Semakin memikirikan hal itu, kemarahan Sento tidak terbendung lagi. Sento lalu berubah menjadi Kamen Rider Build dan menyerang Blood Stark. Tanpa berpikir panjang Build menyerang membabi buta ke arah Blood Stark. Dirinya tidak memperhatikan para orang yang dijadikan kelinci percobaan oleh Blood Stark. Banjou mencoba menghentikan Build tetapi dirinya tidak bisa bergerak gara-gara racun yang diberikan oleh Blood Stark. Naga yang diciptakan oleh Sento mencoba menghisap racun yang berada di dalam tubuh Banjou. Banjou sangat berterima kasih kepada naga kecil itu. Blood Stark tanpa perlawanan menghadapi Build. Serasa Blood Stark menerima serangan Build dengan rela. Build bertanya siapa yang memasukan gas nebula ke dalam tubuh nya ? Siapa yang mencuri ingatannya ? Semua pertanyaan itu dilontarkan kepada Blood Stark sambil memukulnya. Blood Stark malah tertawa saat dipukuli oleh Build. Blood Stark berkata bahwa kehilangan kesabaran saat petunjuk tentang ingatannya sudah ada di depan mata ya ?

Karena sudah bosan dihajar oleh Build terus, Blood Stark menyerang balik Build. Serangan dari Blood Stark cukup membuat Build kualahan dan kembali ke wujud manusia. Blood Stark sedikit kecewa dengan Sento. Sudah saatnya Blood Stark untuk pergi. Blood Stark menembak bagian atas dari markas itu. Rasanya Blood Stark ingin menghancurkan markas itu. Itu Ucapan selamat tinggal untuk Sento. Para pasukan robot pun mencoba membawa para orang yang dijadikan kelinci percobaan pergi bersama Blood Stark. Blood Stark juga menguncapkan selamat jalan kepada Banjou. Sento mencoba mengejar Blood Stark tetapi di hadang oleh Banjou. Sento tidak ingin membiarkan Blood Stark kabur tetapi dirinya dihalangi oleh Banjou.



Banjou mencoba menenangkan Sento. Para orang-orang itu mau di bawa pergi oleh robot Faust dan Tatsuya juga belum ditemukan. Sento berkata ini kesempatanya untuk mencari tau identitasnya. Banjou lalu bertanya kepada Sento, Build yang menyelamatkan orang-orang dan ingatannya sendiri mana yang lebih penting. Dulu Sento dengan tenang dan cepat menjawab menjadi Build. Baru kali ini Banjou merasa iri. Dalam pikirinya Banjou dirinya tidak akan bisa menang melawan Sento. Sejenak Sento terdiam. Banjou pun bertanya sekali lagi mana yang akan dirinya pilih ? Antara ingatan dan Build. Setelah beberapa saat berpikir Sento langsung menjawab dengan jelas menjadi Build. Banjou merasa senang Sento menjawab itu. Sento berkata jangan menjadi beban kepada Banjou.

Banjou dan Sento bekerja sama untuk menyelamatkan para sandera dari robot Faust. Sento menggunakan kekuatan Ninja dan Comic untuk menyelamatkan para sandera. Banjou dan Build meminta para sandera untuk segera lari dari tempat ini. Baru juga mau lari ke arah pintu keluar. Mereka di hadang oleh Smash Tatsuya. Banjou bertanya apakah Tatsuya baik-baik saja ? Build mencoba menganalisa keadaan Tatsuya. Gas nebula dimasukan ke dalam tubuh Tatsuya melebihi batas. Jika terus dibiarkan seperti ini Tatsuya bisa hancur dalam 1 menit. Build meminta Banjou untuk membawa para sandera kabur secepat mungkin sementara dirinya akan menyelamatkan Tatsuya.  Build menggunakan kekuatan angin untuk mengalahkan Tatsuya. Serangan itu berbahasi mengalahkan Tatsuya tetapi ledakan masih terjadi disana.



Sento dan Tatsuya berhasil kabur dari ledankaan pertama. Saat mereka melambaikan tangan ke arah Banjou ada ledakan ke dua yang melemparkan mereka berdua. Banjou lalu bertanya bagaimana keadaan Sento ? Sento malah tertawa apakah dirinya dan Banjou telah berteman. Banjou merasa lega, Sento tidak apa-apa. Sementara itu Tatsuya mengeluh kesakitan kepada Sento. Banjou dan Sento hanya tersenyum saja melihat keadaan Tatsuya. Markas Fault menjadi semakin hancur akibat ledakan-ledakan. Sementara itu Pak Gentoku malah menelepo seseorang dan berkata caranya cukup meriah juga. Ternyata yang ditelepon Pak Gentoku adalah Blood Stark. Berarti Pak Gentoku adalah Night Rouge ? Blood Stark berkata bahwa lab itu mempunyai arti penting agar Build mengetahui asal muasal dirinya. Blood Stark mengucapkan terima kasih kepada Pak Gentoku sebagai wakil dari mereka. Pak Gentoku bertanya sampai kapan Blood Stark akan membiarkan mereka berkeliaran bebas ? Blood Stark berkata tidak usah terburu-buru. Hal yang menyenangkan baru saja dimulai. Wau ternyata Blood Stark telah menyiapakan lab baru untuk uji coba.

Banjou, Sento, dan Tatsuya berjalan pulang. Banjou berkata kali ini kita harus memulai lagi dari awal. Banjou binggung apakah dirinya bisa membersihkan namanya. Tiba-tiba Tatsuya ingin mengucapkan sesuatu kepada Sento. Saat Sento pergi bekerja dengan obat-obatan barumu itu tanggal 9 September. Tatsuyalah yang mengantar dirinya pergi ke sana. Lokasinya berada di tempat tinggal Katsuragi Takumi. Tatsuya berpikir bahwa kematian Katsuragi tidak ada hubungannya dengan Sento. Tetapi jika Banjou tidak membunuhnya berarti ? Banjou lalu bertanya jam berapa mereka pergi ke sana ? Tatsuya berkata dirinya pergi sekitar jam 9 pagi. Itu satu jam sebelum Banjou sampai di sana. Banjou lalu melihat ke arah Sento. Sento masih binggung apa yang terjadi saat itu karena dirinya tidak ingat hal itu. Sento berpikir dirinya lah yang membunuh Katsuragi ?



Kunci dari misteri ini adalah sang ilmuan Katsuragi Takumi. Katsuragi lah yang memulai percobaan terhadap manusia. Karena hal itu dirinya dijuluki ilmuwan iblis. Melakukan hal-hal terlarang. Sento dan Banjou pergi ke Hokuto untuk melacak jejak Katsuragi Takumi. Night Rouge mencoba menghentikan Sento untuk pergi ke Hokuto. Pak Gento membawa senjata apa itu ? Senjata untuk berubah menjadi Night Rouge kah ? Kita tunggu saja episode minggu depan dengan judul "Sang Ilmuan Iblis"



Terima kasih kepada :
1. Terjemahan Bahasa Inggris dari Over-Time
2. Sumber lain : Kamen Rider Build Wikia
3. Tv Asahi : Youtube & Website
4. Youtube SpecialForm12

Comments