Teori Konspirasi
Informasi Produksi
Tayang tanggal 26 November 2017
Durasi 23 mnt 48 s
Tayang tanggal 26 November 2017
Durasi 23 mnt 48 s
Skenario ditulis oleh Shogo Muto
Disutradarai oleh Shojiro Nakazawa
Kiryu Sento sang ahli fisika sekaligus Kamen Rider Build mendalami kasus pembunuhan ilmuwan bernama Katsuragi Takumi demi membebaskan Banjou Ryuga. Saat itu semua botol diambil oleh Night Rogue dan tengah menghadapi masalah yang besar. Untung saja Banjou bisa berubah menjadi Kamen Rider. Hmm nama untuk Kamen Rider untuk Banjou masih belum di pastikan. Sento lalu memberi usul Kamen Rider Otot tanpa otak. Banjou tidak terima dengan nama yang diberikan Sento. Ya udahlah dari pada dengerin Banjou dan Sento ribut kita lanjutkan saja episode 12 yang berjudul "Teori Konspirasi".
Setelah Mbak Sawa mengakui dirinya adalah mata-mata, dia di introgasi oleh Sento dan teman-temannya. Mbak Sawa adalah mata-mata dari Perusahaan Nanba. Mbak Sawa datang ke Nascita Cafe bukan kebetulan. Dari awal Mbak Sawa telah mengetahui lokasi rahasia tempat Kamen Rider bersembunyi. Mbak Sawa membuat cerita booang agar bisa masuk ke lokasi Kamen Rider. Sento senang karena dirinya tidak menjatuhkan kartu nama Nascita Cafe. Dan Master juga tidak lupa menutup pintu rahasia. Mereka menjadi senang karena bukan karena kesalahannya mbak Sawa bisa masuk ke ruang rahasia. Misora marah karena Master dan Sento berbicara hal yang gak penting. Misora meminta Mbak Sawa untuk melanjutkan ceritanya. Mbak Sawa ditugaskan untuk memberikan informasi tentang Build kepada pihak Nanba jadi dirinya harus mendekali penghuni Nascita Cafe. Banjou bertanya apakah Nanba itu perusahaan alat berat yang sering muncul di iklan ? Pebisnis alat besar terbesar di negara ini. Master berkata memang itu adalah perusahaan yang sangat kaya. Tetapi akhir-akhir ini perusahaan itu banyak menyelundupkan senjata dan menjualnya. Bisa dibilang sekang itu adalah perusahaan yang berbahaya. Kekuasaanya begitu besar hingga 3 Perdana Menteri tidak bisa mampu melawannya. Perusahaan Nanba lah yang menggerakan Faust dari balik layar. Banjou tidak percaya dengan hal itu. Sento sedikit percaya dengan mbak Sawa. Berarti Faust mengetahui tempat ini ? Tetapi kenapa mereka tidak menyerang ? Mbak Sawa menjawab hal itu demi mengumpulkan data tentang Build. Tujuan dari Persiden Direktu Nanba adalah untuk menjadikan Kamen Rider sebagai sejata militer Pemerintah Touto. Semua menjadi terkejut mendengar perkataan itu dari Mbak Sawa. Banjou lalu bertanya Faust memiliki hubungan dengan Pemerintah Touto ? Banjou sulit mempercayai hal itu. Untuk mendapatkan bukti itu, dirinya menjadi mata-mata di Nanba. Sento jadi makin binggung dengan identitas mbak Sawa. Dia menjadi Mata-mata untuk menyamarkan juga. Misora juga sulit untuk mempercayai perkataan Mbak Sawa. Mbak Sawa lalu memberikan bukti bahwa dirinya menjadi mata-mata untuk mengetahui Faust.
Mbak Sawa menunjukan rekaman suara yang dirinya dapat. Kemungkinan saat dirinya ditangkap oleh Faust dan diubah menjadi Smash. Dalam rekaman itu ada seseorang yang bertanya tentang kotak pandora. Seseorang menyembunyikan kotak pandora di tempat yang aman. Itu adalah suara dari Night Rogue. Pak Nanba meminta untuk mengembalikan seperti semula. Yang menjadi pertanyaan saat ini dimana Kotak Pandora itu disimpan ? Lalu dia bilang dikembalikan seperti semula ? Ini maksudnya apa tanya Misora. Master berpikir bahwa kotak pandora tidak akan dikembalikan ke laboratorium Touto lagi. Sento berpikir harus segera menemukan tempat penyimpanan kotak Pandora itu. Mbak Nanba lalu bilang lokasi penyimpanannya berada di laboratorium penelitian alat berat Nanba. Sementara itu Pak Nanba sedang merencanankan sesuatu. Pak Nanba lalu memanggil Nariaki. Pak Nanba ada sebuah permintaan kepada Nariaki.
Nariaki lalu kembali ke laboratorium. Rasanya dirinya menunggu seseorang. Sento pun datang karena ada hal yang penting. Nariaki bertanya harusnya kan semua peneliti harusnya libur kan ? Sento lalu menjawab untuk mencari beberapa informasi tentang perusahaan Nanba. Sento bertanya kepada Nariaki apakah laboratorium ini didesain sama dengan milik Nanba ? Tetapi jika dilihat sekilas dari denah lantainya ini sedikit berbeda. Tidak ada ruang untuk menyimpan Kotak Pandora. Nariaki bertanya kenapa Sento meneliti hal seperti itu ? Sento lalu menjawab itu rahasia, sambil mengejak Nariaki. Nariaki lalu memberikan informasi kepada Sento tentang lantai 3 dibawah tanah. Sento lalu bertanya lagi bukannya hanya sampai lantai 2 saja ? Nariaki lalu memberi denah lokasi lantai 3 kepada Sento. Sento terkejut kenapa Nariaki bisa mengetahui hal itu. Nariaki lalu menjawab itu rahasia. Sento lalu berkata bisa bercanda juga ya Nariaki. Sento lalu bertanya identitas Nariaki yang asli mana ? Pertanyaan bodoh kata Nariaki. Nariaki lalu berkata bahwa dirinya dan Sento berada di dalam sangkar yang sama.
Sementara itu Misora menjaga Mbak Sawa yang sedang terikat di ruang rahasia. Misora binggung kenapa kita sampai segitunya ingin mengetahui hubungan antara Nanba dan pemerintahan. Mbak Sawa lalu bercerita tentang kejadian 3 tahun yang lalu. Langsung setelah pencurian kotak Pandora oleh Faust. Di laboratorium Penelitian Nanba, terjadi kecelakaan ledakan gas. Saat itu ada 11 orang peneliti yang meninggal. Untuk menutup pencurian panel pandora, pemerintah mengalihkan isu dengan kejadian tersebut. Diantara semua peneliti yang meninggal ada ayah Mbak Sawa. Mbak Sawa hanya ingin membalas dendam untuk ayahnya saja.
Sento dan Banjou menuju lokasi laboratorium Nanba. Banjou tidak percaya bahwa dirinya akan berada dilokasi ini lagi. Banjou masih belum percaya dengan perkataan dari mata-mata itu. Sento berkata tidak ada salahnya untuk menelusuri informasi itu. Sento dan Banjou telah masuk ke dalam laboratorium itu. Sento membongkar-bongkar tas dan Build Driver terjatuh dari tas itu. Banjou lalu berkata hati-hatilah sedikit, itu drivernya terjatuh. Sento lalu berkata itu milikmu. Banjou sedikit terkejut mendengarnya. Sambil mencoba membuka pintu, Sento berkata Kamen Rider bukanlah sejata Militer. Mereka ada untuk melindungi orang-orang. Sento meminta Banjou agar tidak melupakan hal itu. Gitu doang, melihat Sento saja dirinya sudah paham, kata Banjou.
Banjou dan Sento menemukan lantai 3 di bawah tanah. Baru juga sampai eh malah ada yang datang lagi. Night Rogue memuji Banjou dan Sento karena bisa menemukan tempat ini. Tetapi kali ini Night ROgue akan mengambil paksa semua botol yang di tangan Sento dan Banjou. Sento meminta botol milik Banjou untuk berubah menjadi Build. Tetapi Banjou menolaknya, kali ini Banjou meminta Sento untuk berada dibelakangnya. Sento menjadi terlihat lesu karena dirinya tidak bisa bertarung. Pertarungan kedua Banjou melawan Night Rogue. Sementara itu Sento melihat pertarungan mereka dari belakang. Sento malah melawan robot-robot Faust. Night Rogue tidak ingin kalah lagi melawan Banjou. Karena perbedaan Hazard level mereka cukup jauh. Night Rogue tidak terima kemaren dikalahkan oleh Banjou. Kali ini bisa dibilang Banjou cukup kewalahan menghadapi Night Rogue. Tiba-tiba Blood Stark datang dilokasi itu. Blood Stark tidak menyangka kotak Pandora di simpan ditempat seperti ini. Night Rogue bertanya kenapa Stark datang ke tempat ini ? Stark lalu berkata sudah jelas untuk mengalahkan seseorang. Yaitu Night Rogue kata Blood Stark.
Pertarung Night Rogue dan Blood Stark terjadi lagi. Blood Stark berkata bahwa Faust bukanlah milik Night Rogue. Tak disangka Blood Stark menemukan lokasi penyimpanan dari Kotak Pandora. Di lokasi itu ada kotak Pandora dan beberapa botol yang dicuri oleh Night Rogue. Night Rogue menghalangi Blood Stark untuk mengambil kotak Pandora. Karena pada sibuk bertarung, Sento melihat dan mengambil salah satu dari botol yang ada disana. Sento senang karena ada botol baru yang dirinya temukan disana. Sento pun lalu mencoba botol itu. Botol yang diambil adalah botol Train aka kereta listrik. Dengan kata lain dan berdasarkan perhitungannya, Sento mengambil salah satu botol lagi dan mencoba mengabungkannya. Botol yang digunakan kali ini adalah Kaizoku aka Pirate dan Densha aka Train. Bentuk baru dari Build pun muncul. Bentuk ini dinamakan KaizokuRessya. Build lalu ikut bergabung dengan Night Rogue dan Blood Stark. Sementara Banjou juga tidak ingin kalah dengan mereka. Pertarungan 2 melawan 2 dimulai.
Banjou berniat untuk membuka kedok asli dari Blood Stark. Rasanya Banjou cukup kesulitan menghadapi Blood Stark. Sementara Build bisa dibilang mengimbangi kekuatan dari Night Rogue. Satu serangan dari Banjou bisa memukul mundur Blood Stark. Stark tidak percaya bahwa Banjou memiliki perkembangan yang luar biasa. Tetapi tujuan utama dari Stark bukanlah untuk bertarung tetapi mengambil kotak Pandora. Setelah mendapatkan Kotak Pandora, Stark lalu kabur. Serangan dari Build juga cukup membuat Night Rogue terluka. Karena tubunya cukup terluka, Night Rogue terpaksa mundur. Banjou berkata Sento selaku pembantu cukup lumayan. Build lalu membalas Banjou sebagai pemula juga udah cukup baik.
Banjou dan Sento kembali ke Nascita Cafe. Banjou sedikit marah kepada Misora kenapa dirinya melepaskan ikatannya Mbak Sawa ? Misora malah takut dengan Banjou dan berkata bahwa dirinya tidak akan paham kenapa Misora melepaskan ikatan dari mbak Sawa. Tiba-tiba master datang untuk melihat botol-botol yang dibawa pulang oleh Sento. Master merasa senang karena Sento bisa mengambil semua botol yang hilang sekaligus panel milik Faust. Master malah jadi binggung apa yang dilakukan oleh Sento. Misora berkata bahwa Sento semangat banget karena menemukan Best Match dari botol Kaizoku aka Pirate dan Densha aka Train, jadi dirinya ingin membuat senjata untuk bentuk itu. Baru juga mau di lihat oleh Master, senjata buatan Sento telah selesai. Senjata itu diberi nama Kaizoku Hasher. Sento jadi ingin sekali mencoba senjata itu. Sento menyebutkan satu-satu serangan yang dimiliki oleh senjata itu sambil meyerang teman-temannya. Sento terlihat lebay memuji dirinya sendiri. Tiba-tiba Sento ingin mencoba dan mengarahkan serangannya ke Master. Tetapi Banjou mengalihkan senjata itu ke arah Mbak Sawa. Tiba-tiba Mbak Sawa meminta permohonan kepada Sento dan teman-temannya. Mbak Sawa ingin meminjam panel kotak pandora.
Pak Gentoku yang terluka akibat dari serangan Build di obati oleh Nariaki. Tiba-tiba Pak Nanba datang ke lokasi Pak Gentoku. Pak Nanba mendengar kabar bahwa Kotak Pandora direbut dari Pak Gentoku. Pak Gentoku meminta maaf dengan kejadian itu. Pak Gentoku berjanji akan segera mengambil kotak Pandora itu. Pak Nanba membiarkan hal yang telah terjadi. Tetapi dicuri dari laboratorium milik kita sendiri itu adalah masalah yang besar. Lebih baik mengambil tindakan secepat mungkin. Apa yang direncanakan oleh Pak Nanba dan Pak Gentoku ? Kenapa melihat ke arah Nariaki ?
Sementara itu Mbak Sawa mengunjungi Perdana Mentri Touto yang sedang di rawat dirumah sakit. Mbak Sawa memberikan informasi bahwa panel pandora itu berada di laboratorium penelitian alat berat Nanba. Faust dan pihak Nanba mempunyai hubungan kata mbak Sawa kepada Pak Taizan. Pak Taizan sulit mempercayai ucapan dari Mbak Sawa. Mbak Sawa berkata bahwa Laboratorium ini dibangun bersama pemerintah Taouto kan ? Pemerintah juga memiliki kemungkinan berhubungan dengan Faust. Pak Taizan tidak percaya dengan hal itu. Mbak Sawa meminta Pak Taizan untuk menyelidiki masalah ini. Salah satu penjaga menberikan informasi kepada Pak Taizan. Pak Taizan lalu berkata ucapan dari Mbak Sawa terbantahkan karena Pemerintah sedang melakukan penyerangan ke markas Faust. Pak Taizan lalu bertanya siapakah dirinya dan dimana panel itu ? Salah satu penjaga meminta penjaga lain untuk mengamankan mbak Sawa. karena telah terdesak Mbak Sawa terpaksa melawan para penjaga itu. Mbak Sawa lalu kabur dengan memecahkan kaca jendela. Untung saja mbak Sawa gak langsung jatuh ke tanah. Masih bisa bertahan diatas. Sento sedikit panik karena melihat Mbak Sawa gelantungan di atas. Karena udah gak kuat berpegangan Mbak Sawa terjatuh di balkon. Para penjaga masih mengejar dan Mbak Sawa lompat kebawah. Untung saja terjatuh ditumpukan sampah. Mbak Sawa lalu meminta Sento untuk segera kabur dari tempat ini.
Sementara itu di markas Faust, Para tentara pemerintahan telah mengepung lokasi itu. Banyak wartawan datang ke lokasi itu. Operasi pemusnahan Faust segera dimulai. Sento dan Mbak Sawa segera mengecek lokasi penyerangan itu. Para tentara menemukan Night Rogue didalam markas tersebut. Para tentara mencoba menahan Night Rogue. Night Rogue tidak tinggal diam, dia menyerang balik para tentara pemerintahan itu. Nah lo kok di sana ada Pak Gentoku ? Jadi siapa yang pakai bentuk Night Rogue. Suaranya juga beda, jangan-jangan.. Night Rogue palsu berkata bahwa Faust yang dirinya ciptakan tidak akan hancur oleh pemerintahan. Faust adalah milik Night Rogue. Pak Gentoku memerintahkan semua pasukan untuk menembak dan menyerang Night Rogue. Night Rogue kebal dengan tembakan. Mbak Sawa sedikit curiga dengan kejadian ini. Mbak Sawa masih binggung apa yang sedang terjadi ini. Mbak Sawa melihat ini hanya seperti pertunjukan saja. Sento tidak bisa membiarkan ini begitu saja. Dirinya akan ambil bagian untuk mengalahkan Night Rogue.
Night Rogue palsu berhasil mengalahkan semua robot pemerintahan. Rencananya mau kabur eh malah dihadang oleh Build. Build bertanya pakah dirinya benar Night Rogue ? Tanpa menjawab Night Rogue langsung menyerang Build. Karena tidak menjawab Build langsung menyerang Night Rogue dengan serangan angin. Night Rogue berhasil lolos dari serangan angin milik Build. Build lalu mengganti botolnya ke Kaizoku dan Densha. Sekalian mencoba senjata yang baru. Cukup efektik juga senjata ini untuk melawan Night Rogue. Serangan andalan Build dilepaskan ke arah Night Rogue. Night Rogue mencoba menghalau serangan itu. Tetapi serangan dari Build sulit untuk di kalahkan karena bisa berubah-ubah jalur serangannya. Akhirnya Night Rogue terkena serangan itu dan kembali ke wujud manusia. Build tidak percaya bahwa yang menjadi Night Rogue adalah Nariaki. Karena udah kembali ke wujud manusia, Nariaki menampakkan diri ke arah wartawan. Para wartawan terkejut bahwa Night Rogue itu adalah bawahan dari Pak Gentoku. Nariaki berkata untuk mengembalikan kejayaan Jepang yang berkembanggan tinggi dirinya menjadi pelayan negeri ini. Walau pun itu memaksa dirinya untuk melakukan tindak kekerasan. Selama negara jepang mampu bangkit kembali, dirinya takkan.. Nariaki kebingungan mencari kata-kata selanjutnya jadi dirinya memutuskan untuk bunuh diri. Untuk saja Build berhasil mencegah Nariaki bunuh diri. Karena gagal bunuh diri Nariaki kabur. Build mengikutinya dari belakang.
Sesampainya di jembatan, Nariaki berhenti dan berkata dari mana dirinya tersesat. Nariaki hanya tertawa oleh hal yang sama sekali tidak lucu. Menangis karena memikirkan orang. Padahal dirinya hanya ingin kehidupan yang normal saja. Nariaki lalu berkata jangan menjadi seperti dirinya Kiryu Sento. Build terkejut bahwa Nariaki mengetahui identitas aslinya. Baru juga mau mengatakan sesuatu yang penting, Nariaki malah di tembak oleh Pak Gentoku. Padahal di tembak dibagian tangannya, eh malah Nariaki terjatuh ke sungai. Meninggalkah Nariaki ? Kok rasanya Pak Gentoku merasa bersalah telah membunuh Nariaki. Selesai menembak Nariaki, Pak Gentoku lalu pergi. Build cukup panik gimana cara menyelamatkan Nariaki yang jatuh ke sungai. Kemungkinan Nariaki telah meninggal.
Pak Gentoku melakukan konferensi pers dan permintaan maaf karena salah satu anak buahnya adalah ketua dari Faust. Hal ini juga membuat keresahan untuk warga jadi beliau meminta maaf sebesar-besarnya. Tetapi organisasi yang melahirkan para monster telah dihancurkan. Pak Gentoku berjanji akan melindungi warga Touto. Mbak Sawa melihat berita itu sendiri, sementara yang lain malah asik makan. Mbak Sawa memberi tau Sento bahwa dari persembunyian Faust, ada banyak bukti yang ditemukan. Hubungan dengan pihak Nanba aja tidak ditemukan apalagi hunungan dengan pemerintah Touto. Laporan dari Mbak Sawa lalu diserahkan ke Sento. Semua pertanggungjawaban dibebankan seluruhnya kepada Nariaki. Sento berkata menutup mulut dengan membunuh. Sento berpikir bahwa kita juga masih berada di bawah kendali tangan mereka. Sento bertanya kepada Mbak Sawa mau kemana ? Mbak Sawa berkata bahwa perannya sudah selesai. Sento balik berkata masih belum selesai. Mbak Sawa sedikit terkejut mendengarnya. Menguak hubungan antara pemerintah Touto dengan pihak Nanba masih belum terungkap. Dan mengembalikan Kotak Pandora ke tempat semula. Tujuan kita saat ini masih sama. Misora berkata terlebih lagi harus membuat artikel harian tentang Build. Misora meminta Mbak Sawa untuk menaikan citra Kamen Rider menjadi lebih baik. Sementara itu juga tuduhan dari Banjou juga masih belum selesai. Mbak Sawa aneh, merasa bahagia malah jadi kelaparan. Misora pun mengajak Mbak Sawa untuk makan bersama. Misora mencoba menenangkan Mbak Sawa agar tidak menangis. Sento binggung apa yang akan dilakukan setelah hal ini. Banjou berkata akan menjadi Build dan menguak identitas dari Stark. Sento lalu berkata bahwa Banjou bukan Build. Banjou tidak terima dengan perkataan Sento yang tidak mengakuinya. Sento pun memberikan nama untuk Banjou yaitu Kamen Rider Cross-Z. Banjou merasa nama itu cukup cocok. Tiba-tiba Sento mendapatkan telepon dari Nabeshima. Lama tak bersua, Nabeshima memiliki hutang budi dengan Sento. Ingatan Nabeshima sudah pulih. Dirinya mengingat soal penjebakan Banjou Ryuga dalam kasus pembunuhan. Nabeshima memberi tau siapa yang memerintah dirinya kepada Sento. Sento terkejut mendengar siapa yang memerintah Nabeshima. Jadi siapa sebenarnya yang memerintah Nabeshima ? Kita tunggu saja episode mendatang.
Ada pelaju dibalik layar. Build dan Cross-Z melawan Stark. Nah ada apa dengan Pak Gentoku dan Stark ? Ini apa hubungannya dengan Pak Nanba, Katsuragi dan Master ? Jangan-jangan identitas Stark akan terungkap di episode ini ? Sento berkata bahwa orang itu tidak bisa membaca serangan yang ini. Bentuk baru dari Build muncul lagi. Bentuknya kombinasi dari gurita dan lampu. Kita tunggu saja episode minggu depan yang berjudul "Siapa Yang Membuka Identitas ?"
Terima kasih kepada :
1. Terjemahan Bahasa Inggris dari Over-Time
2. Sumber lain : Kamen Rider Build Wikia










Comments